Satpol PP dan WH Aceh Kawal Kunjungan Kerja Ketum Posyandu di Aceh Utara

AcehNet | Aceh Utara – Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Kasatpol PP dan WH) Aceh, Tarmizi, S.P., M.Si, melakukan pendampingan dalam kegiatan kunjungan kerja Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Tri Tito Karnavian dan rombongan di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.

Di lokasi tersebut, Tri Tito juga ikut didampingi oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Aceh Marlina Muzakir dan Wakil Ketua TP Posyandu Aceh Mukarramah Fadhlullah,

Kehadiran Satpol PP dan WH Aceh bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, ujar Kasatpol PP dan WH Aceh, Tarmizi, S.P., M.Si melalui Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Huzaifal, S.Sos,

Huzaifal menjelaskan Pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen Satpol PP dan WH Aceh dalam mendukung berbagai kegiatan pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat dan peningkatan kesehatan melalui program Posyandu.

Kegiatan kunjungan kerja Ketua Umum Posyandu Aceh beserta rombongan tersebut berlangsung  sejak tanggal 27 hingga 30 April 2026. Selain melakukan peninjauan, kata Huzaifal rombongan juga berinteraksi langsung dengan masyarakat serta para kader Posyandu di wilayah tersebut.

Satpol PP dan WH Aceh bersama personel Satlinmas turut berperan aktif dalam menjaga ketertiban umum serta memberikan rasa aman selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Dengan adanya sinergi ini, Huzaifal berharap kegiatan pelayanan masyarakat seperti Posyandu dapat terus berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Aceh Utara.

Sementara itu dalam Sambutannya Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Tri Tito Karnavian mengungkapkan berbeda dengan fungsi Posyandu sebelumnya, kini pasca terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, Posyandu bertransformasi menjadi pusat layanan terintegrasi yang mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal,” ujar Tri Tito.

Dengan terbitnya Permendagri ini, maka layanan di Posyandu tidak lagi hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi mencakup 6 bidang dasar, yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketentraman dan ketertiban umum,” sambung Tri Tito.

Untuk menyukseskan transformasi ini, Tri Tito mengajak seluruh kader Posyandu untuk mempelajari, memahami dan menguasai 6 SPM Posyandu agar bisa diterapkan secepatnya dan sebaik mungkin ujar Istri Kementrian Dalam Negeri pada peringatan Hari Posyandu Nasional 2026, yang di pusatkan di Lapangan Gampong Geudumbak Kecamatan Langkahan.

Di lokasi tersebut, Tri Tito didampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Aceh Marlina Muzakir dan Wakil Ketua TP Posyandu Aceh Mukarramah Fadhlullah, juga berkesempatan berdialog dengan masyarakat yang memanfaatkan kehadiran Pasar Murah yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh.

Tri Tito dan rombongan juga sempat meninjau gerai MBG dan berdialog dengan masyarakat yang memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis. Selain itu, Tri Tito bersama Kak Na dan Sekretaris Umum TP Posyandu Safriati Safrizal turut membagikan bantuan paket sembako, peralatan ibadah, peralatan dapur dan peralatan sekolah.

Tri Tito dan rombongan selanjutnya bertolak ke Posyandu Bungong Meulu yang berada di Huntara Gampong Ulee Reubek Timu Kecamatan Seunuddon.

Tri Tito berpesan kepada masyarakat Ulee Reubek Timu untuk lebih serius dalam mendidik anak-anak dan tidak semata melepaskan pendidikan anak hanya pada lembaga pendidikan formal.

“Kami mengajak masyarakat untuk bekerja sama dalam mempersiapkan generasi muda kita, anak-anak kita para calon pemimpin bangsa di masa depan dengan perencanaan-perencanaan dan pendampingan bagi buah hati kita agar mereka menjadi pribadi yang cerdas, tangguh dan berdaya saing global di masa mendatang,” imbau Tri Tito.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *