146 Guru di Aceh Ikuti Pelatihan Kecerdasan Artifisial “AI Goes to School” Bersama MAFINDO

AcehNet | Banda Aceh, — MAFINDO Aceh resmi melaksanakan Kelas Kecerdasan Artifisial “AI Goes to School”, sebuah program unggulan dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) yang bertujuan mendampingi 10.000 guru di 40 kota selama 18 bulan. Program ini didukung oleh mitra strategis seperti Google.org, AVPN, dan Asian Development Bank (ADB), serta melibatkan pemangku kepentingan lokal demi memastikan implementasi yang optimal di setiap daerah.

Koordinator Wilayah MAFINDO Aceh, Destika Gilang Lestari, dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan proyek percontohan (pilot project) yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada 29 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 146 guru dari berbagai daerah di Aceh, terdiri dari 113 perempuan dan 33 laki-laki, yang mendaftar melalui tautan terbuka di media sosial.

Pelatihan ini bertujuan membekali guru dengan pemahaman mengenai teknologi kecerdasan artifisial (KA), etika penggunaannya, manajemen prompt, pemanfaatan KA dalam pembelajaran kreatif, pengelolaan kelas, serta peningkatan kinerja dan administrasi. Selain itu, peserta juga mendapat akses ke platform Learning Management System (LMS) yang memungkinkan mereka mengakses materi pelatihan secara fleksibel dan berkelanjutan.

Salah satu peserta, Wiwik Nurleli, guru TK Baitul Magdis dari Langsa, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi guru untuk memahami pemanfaatan KA dalam proses belajar mengajar. Ia mencontohkan penggunaan aplikasi KA untuk membuat video edukatif bagi anak-anak usia dini, dan menekankan pentingnya pelatihan seperti ini bagi tenaga pendidik.

Pelatihan ini disampaikan oleh tim pelatih berpengalaman, dengan narasumber utama Destika Gilang Lestari dan Rita JS, serta didukung oleh tim asisten pelatih dan dokumentasi kegiatan. Untuk menjaga antusiasme peserta, sesi pelatihan juga diselingi dengan pembagian doorprize. Setelah pelatihan, peserta akan melanjutkan pembelajaran secara daring melalui platform LMS di [https://institute.mafindo.or.id/](https://institute.mafindo.or.id/) dengan pendampingan intensif selama dua pekan. Hasil evaluasi dan dokumentasi kegiatan ini akan menjadi dasar untuk pelaksanaan program di kota-kota lainnya.

MAFINDO Aceh berkomitmen untuk menjadikan kecerdasan buatan sebagai alat bantu dalam dunia pendidikan, bukan sebagai ancaman. Dengan kolaborasi antara pemerintah, pendidik, dan pemangku kepentingan lainnya, program ini diharapkan mampu mendorong transformasi digital dalam sistem pendidikan Indonesia.

IA Goes To School

“AI Goes To School” adalah program pelatihan yang bertujuan mendampingi 10.000 guru di 40 kota selama 18 bulan. Program ini dirancang untuk membantu guru memahami dan mengintegrasikan kecerdasan artifisial dalam proses pembelajaran sehari-hari, guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih inovatif dan relevan bagi siswa.

Program ini didukung oleh Google.org, AVPN, dan Asian Development Bank (ADB), serta melibatkan kerja sama lintas sektor guna memastikan keberhasilan pelaksanaan di seluruh Indonesia.

Sekilas Tentang Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO)

MAFINDO adalah organisasi nirlaba yang berdiri sejak 2016 dan berkomitmen dalam memerangi misinformasi dan hoaks. Saat ini, MAFINDO memiliki lebih dari 95.000 anggota daring dan 1.000 sukarelawan aktif. Selain program anti-hoaks, MAFINDO juga fokus pada pendidikan dan literasi digital, termasuk melalui program “AI Goes To School”, guna membentuk masyarakat yang cerdas dan tangguh menghadapi tantangan era digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *